4 Fakta Menarik Wisata Religi Di Cirebon

Berwisata religi merupakan salah satu cara bagaimana kita mengenal sejarah dan budaya yang ada di Indonesia, disetiap tempat mempunyai keunikannya masing-masing. Salah satu tempat wisata di Cirebon yang unik dan menarik adalah wisata religi.

Tidakhanya tempat wisata religinya kita dapat mengunjungi beberapa objek wisata di Cirebon yang sudah banyak orang mengetahuinya seperti wisata alam Cirebon, wisata kuliner Cirebon, wisata Cirebon Kuningan dan masih banyak lagi.

Namun yang akan menjadi pembahasan saya kali ini adalah 4 fakta menarik wisata religi di Cirebon, salah satunya Masjid Agung Sang Cipta Rasa berlokasi tepatnya di Jalan Keraton Kasepuhan No.43, Kelurahan Kesepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jawa Barat, Indonesia.

4 Fakta Menarik Wisata Religi Di Cirebon

Masjid Agung Sang Cipta Rasa dikenal juga sebagai Masjid Agung Kesepuhan atau Masjid Agung Cirebon, masjid tersebut merupakan masjid tertua di Cirebon. Dibangun sekitar tahun 1480 M atau semasa dengan Wali Songo menyebarkan agama Islam di tanah Jawa. Nama masjid ini diambil dari kata “sang” yang bermakna keagungan, “cipta” yang berarti dibangun dan “rasa” yang berarti digunakan. Masjid yang dibangun dengan melibatkan sekitar lima ratus orang yang didatangkan dari Majapahit, Demak dan Cirebon sendiri. Dalam pembanugnannya, Sunan Gunung Jati menunjuk Sunan Kalijaga sebagai arsiteknya serta memboyong Raden Sepat,arsitek dari Majapahit untuk membatu merancang bangunan masjid.

4 Fakta Menarik Wisata Religi Di Cirebon

1. Arsiktektur Masjid

Masjid yang memiliki tiga gerbang di bagian depannya tetapi hanya satu gerbang di sebelah utara (kanan) yang paling sering dibuka pada hari-hari biasa menjelang waktu sholat. Diluar waktu sholat pengunjung melewati gerbang belakang menyusuri jalan setapak di sebelah kanan tembok utara masjid.

Masjid Agung Sang Cipta Rasa ini berbeda dengan masjid-masjid wali pada umumnya, Mengapa ? Karena masjid ini tidak mempunyai bentuk atap tajug atau limasa bersusun dengan jumlah ganjil, tidak mempunyai bentuk atap limasan dan diatasnya tidak dipasang Momolo atau Mahkota Masjid serta bentuk konstroksi masjid secara keseluruhanpun terlihat pendek dibandingkan dengan Masjid Agung Demak yang terlihat Tinggi dan Gagah. Bisa jadi inipun perlambang sifat feminine.

masjid-tertua-cirebon

2. Interior Masjid

Keunikan dari interior Masjid Agung Sang Cipta Rasa diantaranya yaitu ruangan. Didalam Ruangan utama banyak tiang-tiang kayu, serta berjejer kaligrafi lukisan kaca di atas dinding bata dengan aneka ayat-ayat Al-Qur’an. Lukisan kaca merupakan salah satu seni lukis Khas Cirebon. Tiang yang ada di dalam ruangan tersebut dibuat dari kayu jati dengan diameter  60 cm dan tinggi mencapai 14 meter. Tiang yang terkenal di masjid ini disebut saka tatal bisa dikatakan ini adalah ciri khas Sunan Kalijaga dalam membangun masjidnya, dia menyambung potongan-potongan tiang (TATAL) dan mengikatknya dengan lempengan besi menjadi satu tiang baru. Filosofi Saka Tatal sebagai berikut :

  • Jangan bercerai berai, berpeganglah teguh kepada Allah SWT dan Al-Qur’an.
  • Orang-orang yang rusak masih bisa dirangkul untuk menuju jalan kebaikan.
  • Hidup harus ada manfaatnya.

Layaknya sebuah masjid kerajaan, di Masjid Agung Sang Cipta Rasa disediakan tempat sholat khusus bagi keluarga kerajaan berupa area yang dipagar dengan pagar kayu berukir disebut dengan istilah Maksurah. Terdapat dua Maksurah di masjid ini, Maksurah yang banyak ditemui di masjid tua Arabia, Afrrika utara hingga wilayah bekas kekuasaan emperium Turki Usmani.

masjid-agung-sang-cipta-rasa-9

 

Keunikan Maksuah yang terdapat di dalam Masjid Agung Sang Cipta Rasa ada di Negara-negara lain fungsi awalnya sebagai perlindungan bagi Sultan dan Pejabat Tinggi kerajaan selama melaksanankan sholat dimasjid dari kemungkinan serangan fisik terhadap petinggi kerajaaan. Pada masanya di dalam Maksurah dilengkapi dengan senjata ringan pembelaan diri seperti tombak dan lainnya.

3. Azan Pitu

Azan pitu hanya ada di Masjid Kesepuhan tujuh orang muazin mengumandangkan azan secara bersamaan. Menurut legenda zaman dahulu menjelang sholat subuh masjid  ini diganggu oleh Aji Menjangan Wulung yang datang menebarkan petaka, beberapa muazin yang mencoba mengumandankan azan tewas olehnya. Untuk mengusirnya Sunan memerintahkan tujuh orang muazin mengumandangkan azan secara bersamaan. Sampai saat ini azan pitu tetap dilaksanan di masjid menjelang sholat jum’at oleh tujuh muazin yang berpakaian serba putih.

Adzan pitu
Objek Wisata Relgi Di Cirebon

4. Sumur Keramat

Sumur keramat, sumur yang merupakan tempat berwudhunya para wali sangat ramai dikunjungi ketika bulan Ramadhan. Sumur keramat ini berkahasiat untuk mengobati berbagai penyakit sumut yang terdiri dari dua kola mini dapat digunakan untuk menguji kejujuran seseorang.

 

Dari semua fakta menarik berwisata relgi ke Masjid Agung Sang Cipta Rasa yang paling membuat saya takjub adalah “Azan Pitu” karena hal ini sangatlah menarik dan tidak semua wilayah ataupun tempat religi di Indonesia memiliki keunikan ini. Semoga artikel tentang 4 fakta menarik wisata religi di Cirebon bisa memberi wawasan pembaca dan menambah minat untuk segera berkunjung ke Cirebon.